GWM BATAM
Panduan pembeli

Hybrid atau listrik penuh

Perbedaan praktisnya cuma satu, tapi menentukan: apakah mobilnya perlu dicolok atau tidak.

Diperbarui 2026-08-24

GWM Batam menjual dua jenis tenaga yang sering tertukar: hybrid (HEV) dan listrik penuh (BEV). Perbedaan praktisnya cuma satu, tapi menentukan — apakah mobilnya perlu dicolok atau tidak.

Bedanya di satu hal


Hybrid HEV — tidak perlu dicolok

Mesin bensin dan motor listrik bekerja bergantian. Baterainya diisi sendiri oleh mobil saat berkendara dan mengerem. Tidak ada kebiasaan baru yang perlu dipelajari; diisi bensin seperti biasa.

Listrik penuh BEV — perlu dicolok

Tenaganya sepenuhnya dari baterai, dan baterainya diisi dari sumber listrik. Tidak ada mesin bensin sama sekali, jadi tidak ada pengisian bahan bakar.

Pilihannya di GWM Batam


ModelJenis tenagaHarga
ORA 03Listrik penuh (BEV)Rp 365.000.000
Haval Jolion UltraHybrid HEVRp 375.000.000
Haval H6Hybrid HEVRp 400.000.000

Ketiganya dijamin dengan garansi umum 7 tahun atau 200.000 km, dan baterainya 8 tahun atau 200.000 km — sama untuk hybrid maupun listrik penuh.

Mana yang cocok


Pertanyaan yang paling menentukan bukan soal harga, tapi soal tempat parkir: kalau di rumah atau kantor ada tempat mengisi daya, BEV masuk akal. Kalau belum ada, hybrid menghilangkan seluruh pertanyaan itu — mobilnya mengisi baterainya sendiri.

Untuk lalu lintas Batam yang banyak berhenti-jalan, sistem hybrid justru paling sering bekerja di mode listrik, karena kondisi itulah yang paling menguntungkannya.

Ketersediaan dan lokasi pengisian daya di Batam berubah dari waktu ke waktu, jadi artikel ini tidak mencantumkan jumlah atau titiknya. Tanyakan kondisi terbaru sebelum memutuskan antara BEV dan hybrid.

Ada yang belum terjawab di artikel ini?

Chat